MENU

MENU : TERAS I MESSENGER OF PEACE I CURHATAN HATI I SASTRA & CERITA I PENGALAMAN HIDUP I IDE DAN TIPS I PRAMUKA I TENTANG TEGAL I


Instagram Instagram

Minggu, 05 Mei 2013

Petuah Kehidupan dari NAsri, sahabatku


copas:proses mjadi org yg pandai bsyukur i2 emg gak gmpg win,, susah 'n bnyk cobaan,,
org yg pandai bsykur itu yg dh bnr" jd khalifah,, sdgka utk jd khalifah qt hrz mykini allah, qt hrz prcya allah slalu mberi yg qt inginkan,,
dlm hdp itu ada 3 prkara pntg, ask, answer and received,,
ask itu berdoa,
answer itu brusaha
received itu menerima,,
tuhan myruh qt b'ibdah sesungguh'y agar dlm urusa duniawi qt bsa tenang,, bsa bfkir dg baek,, insya allah apa bila qt sdh b'ibadah dg bae, urusa dunia sbrat apapu gak akn nyiksa krna qt ikhlas,

buku THE SECRET

This note special for my friend who feel . . . I do not know what they feel. But just giving spirit for them. My friends who still battle or fight, don't never ever feel afraid....just adap from the Book of The Secret 


JOHN ASSARAF 
Tugas kita sebagai manusia adalah memlihara pikiran-pikiran yang kita inginkan, 
memperjelas apa yang kita inginkan di dalam benak, dari situ kita mulai membangunkan 
salah satu hukum terbesar di Semesta, dan itulah hukum tarik-menarik. Anda tidak hanya 
menjadi apa yang paling Anda pikirkan, tetapi Anda juga meraih apa yang paling Anda 
pikirkan. 
Hidup Anda sekarang ini adalah cerminan dari pikiran-pikiran di masa lalu. Termasuk di 
sini adalah semua hal besar, dan hal yang Anda anggap tidak terlalu besar. Karena Anda 
meraih apa yang paling Anda pikirkan, akan mudah untuk melihat pikiran utama Anda 
pada setiap persoalan kehidupan, karena itulah yang telah Anda alami. Sampai di sini! 
Anda sudah mengetahui Rahasia ini sekarang, dan dengan pengetahuan ini Anda dapat 
mengubah segalanya. 

BOB PROCTOR 
Jika Anda melihatnya di dalam benak, Anda akan menggenggamnya di tangan. 
Jika Anda dapat memikirkan apa yang Anda inginkan di dalam benak, dan 
menjadikannya pikiran yang dominan, Anda akan mendatangkan keinginan itu ke dalam 
hidup Anda. 


MIKE DOOLEY 
PENGARANG DAN PEMBICARA INTERNASIONAL 
Dan prinsip itu dapat diringkas dalam tiga kata sederhana. Pikiran menjadi sesuatu! 
Melalui hukum yang paling berdaya ini, pikiran Anda berubah menjadi sesuatu dalam 
hidup Anda. Pikiran menjadi sesuatu! Katakan ini kepada diri Anda sendiri dan biarkan 
merembes ke dalam kesadaran Anda. Pikiran Anda akan menjadi sesuatu! 

JOHN ASSARAF 
Apa yang tidak dipahami sebagian besar orang adalah bahwa sebuah pikiran 
mempunyai frekuensi. Kita dapat mengukur pikiran itu. Jadi, jika Anda berulang-ulang 
memikirkan pikiran itu, jika dalam benak Anda membayangkan memiliki mobil baru, 
memiliki uang yang Anda butuhkan, membangun perusahaan, menemukan sahabat jiwa 
… jika Anda membayangkan seperti apa yang terpikirkan, Anda memancarkan frekuensi 
tersebut secara konsisten. 


DR. JOE VITALE 
Pikiran-pikiran memancarkan sinyal magnetis yang menarik kesejajaran kembali ke arah 
Anda. 
“Pikiran utama atau sikap mental adalah magnet, dan hukumnya adalah kemiripan 
menarik kemiripan. Jadi, sikap mental akan menarik kondisi-kondisi yang selaras dengan 
sifat sikap mental tersebut.” 
(1866-1949) 

BOB PROCTOR 
Lihatlah diri Anda berada dalam kelimpahan, Anda akan menarik kelimpahan ke dalam 
hidup Anda. Ini ampuh untuk setiap orang, di setiap saat. 
Ketika Anda membayangkan diri berada dalam kelimpahan, dengan sadar dan kuat Anda 
menentukan hidup Anda melalui hukum tarik-menarik. Memang semudah ini. Tetapi, 
pertanyaan selanjutnya adalah, “Mengapa tidak setiap orang menjalani hidup yang 
mereka impikan?” 

JOHN ASSARAF 
Masalahnya adalah kebanyakan orang memikirkan apa yang tidak mereka inginkan, dan 
mereka bertanya-tanya mengapa hal-hal yang tidak mereka inginkan itu terus 
bermunculan. 
Satu-satunya sebab mengapa orang tidak mendapatkan apa yang mereka inginkan adalah 
karena mereka lebih memikirkan apa yang tidak mereka inginkan daripada apa yang 
mereka inginkan. Dengarkan pikiran Anda, dan dengarkan kata-kata yang Anda ucapkan. 
Hukum ini mutlah dan tidak ada kesalahan. 
Suatu wabah yang paling buruk yang pernah dijumpai manusia telah bergolak 
selama berabad-abad. Wabah itu adalah wabah “tidak ingin”. Orang terus memelihara 
wabah ini ketika mereka terutama memikirkan, berbicara, bertindak, dan berfokus pada 
apa yang “tidak mereka inginkan”. Tetapi, kita adalah generasi yang akan mengubah 
sejarah karena kita sedang menerima pengetahuan yang dapat membebaskan kita dari 
wabah ini! Ini dimulai dari Anda, dan Anda dapat menjadi pionir dari gerakan pikiran 
baru ini dengan sekadar memikirkan dan mengucapkan apa yang Anda inginkan. 

Hukum tarik-menarik tidak memperhitungkan 
“jangan” atau “tidak” atau “bukan”, atau semua kata penolakan lain. Ketika Anda 
mengucapkan kata-kata penolakan, kata-kata inilah yang diterima oleh hukum tarikmenarik. 

“Saya tidak ingin menumpahkan apa pun pada pakaian ini.” maka 
“Saya ingin menumpahkan sesuatu pada pakaian ini dan saya ingin 
menumpahkan lebih banyak lagi.” 

“Saya tidak menginginkan potongan rambut yang buruk.” maka 
“Saya ingin potongan rambut yang buruk.” 

“Saya tidak ingin ditunda.”maka 
“Saya ingin penundaan.” 

“Saya tidak ingin orang itu kasar pada saya.”maka 
“Saya ingin orang itu dan lebih banyak orang lagi yang kasar pada saya.” 

“Saya tidak ingin restoran itu menyerahkan meja kami pada orang lain.”maka 
“Saya ingin restoran itu menyerahkan meja kami pada orang lain.” 

“Saya tidak ingin sepatu ini menyakiti kaki.”maka 
“Saya ingin sepatu itu menyakitkan.” 

“Saya tidak dapat menangani semua pekerjaan ini.”maka 
“Saya menginginkan lebih banyak pekerjaan dibandingkan yang bsa saya 
tangani.” 

Hukum tarik-menarik memberikan apa yang Anda pikirkan—titik! 

Hidup Anda ada di tangan Anda. Terlepas dari di mana Anda saat ini, terlepas 
dari apa yang telah terjadi dalam hidup Anda, Anda dapat mulai memilih pikiran-pikiran 
dengan sadar, dan Anda dapat mengubah hidup Anda. Tidak ada situasi yang tidak 
berpengharapan. Setiap situasi dari hidup Anda dapat berubah! 


BATTLE

KARATE ZAMAN SMA GUE

Hari ini aslinya aku ada acara di Semarang,,,tapi karena aku sudah bertekad buat menerima utawa nrima..jadi harus berbesar hati..dan sedikit demi sedikit Tuhan membukakan hatiku dan mataku hidup ini hidup kita dan Tuhan...hidup ku dan Tuhan...di manapun berada...asal dapat bermanfaat buat orang lain..nggak masalah...


tadi siang aku senang karena teman2 dan aku bisa lari siang-siangan bersama. Aku merasa semangad mereka kembali berkibar kembali memuncak..harus dipertahankan....karena walaupun cuma 3 puteran kalau rutin pasti menghasilkan...aku sangat senang Tuhan.. 

walaupun orag tuaku bertanya

" Melu karate arep ono eneh?”

“”BU,, supoyo langsing..”

Hehehehehehee…..hahahahahahahah

hari ini adalah hari pertama,,aku berharap anak-anak bisa bertahan sampai H-4 nanti…..walaupun dengan ku atau tanpaku…

Sebetulnya aku sudah dekat dengan mereka..Entah mengapa aku merasa berad di sini..kalau kegiatan lain, mungkin aku bisa bertahan dan pasti bisa bertahan karena yang berjuang teman sebayaku dan aku. Kami saling memahami tugas masing-masing. tanpa harus dikomando sehingga mudah dan cepat.

Tetapi kalau ini, aktivitas ini benar-benar ehhmmmm…
harus focus dan cermat karena lengah sedikit saja, anak-anak akan pergi dan malas lagi..Secara fisik aku mungkin bisa bertahan, tepai kalau batin.. Ya Allah berikan kekuatan….aku sudah keluar dari SMA ini bukan karena di DO tapi dah loeloes..hehehe..jadi, nggak banyak yg bisa aku lakukan hanya dorongan dari luar saja…

tetapi sekarang kami sedang menggiring bukan memompa supaya semangad itu kembali

supaya KARATE tidak dinomorduakan…

supaya KARATE bisa diandalkan..

dengan cara kami berlatih dan menjadi the REAL CHAMPION…Amin



OSH>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>.

Tafsir Mimpi, itu benar atau tidak?


Mimpi ini berlanjut wakau aku bangun tidur beberapa kali untuk mengambil air minum..

Aku tidak tahu dari mana berawal
Ketika ada film action yang masuk ke dalam cerita mimpiku. Berlajut action itu ada berada dalam hidupku dan masuk ke
dalam keluargaku. Aku menjadi salah satu korban terbut. Yang akan dikorbankan walaupun bukan aku yang dikorbankan.
Sebuah rumah bergaya belanda yang atapnya tinggi, dengan dua pintu menjadi salah satu hal yang aku ingat.
di belakang rumahku tepat ada pasar atau juga dapat disebut pondok pesantren. yang diisi oleh para santri dan santriwati yang belajar ataupun berdagang brang rumah tangga seperti bawang merah. Aku seperti dikejar oleh seseorang untuk seger keluar dari rumah melarikan diri karena di rumah itu sedang ada bahaya.
Aku ke belkang rumah, aku yang berkerudung, tiba tiba hanya mengenakan kaor dan celana pendek di bawah lutut, lalu aku meminta tolong kepada orang salah satu santri pria untuk meberitahukan salah satu simbol dan kata kata yang bisa membongkar kekacauan dalam rumahku, Ku minta tolong untuk menafsirkan apa yang ada di secarik kertas. Aku memintanya duduk jauh dari kerumumnan, Ku ambil caping kuikat rambutku, agar aku terlihat seperti laki-laki. Lalu aku berdiskusi denganya, agak sama samar aku lupa pa yang dia katakan. Bnear benar samar, alu datang seiang temanku sekelasku perempuan, datang untuk memberli daun bawang atau bawang merah yang ada di depan kuu, Aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan, tetapi kucoba menutup mukaku lebih dalam dengan caping dan melayani dia dengan baik.
Tak lama aku masih berdiskusi dengan temanku itu, (teman yang baru akenal) wajahpun aku lupa, datang seorang pria yang aku kenal di sini, aku kaget luar biasa, dia datang mengenali aku dan mengatakn, oh kamu begitu, dengan orang lain? (aku bingung dia mengatakn apa dan maksudnya apa, tetapi aku tiba-tiba merasa sedih, sedih yang teramat dalam).
aku lupa dia membuka capingku tidak,, tetapi tidak sepertinya. Lalu aku pergi meningalakn pesantren, pasarm dan rumahku. aku lupa apa yang aku lakukan, yang kuingat adalah menghindari orang-orang untuk mengenalku, aku tidak tahu apa yang aku kenakan, kerudungkah, atau masih caping, atau topi. Aku berpakaian ala kadarnya membantu ibu ibu di pasar untuk hidup. lalu aku meminta ditempatkan ditempatkan yang tidak ada orang yang mengenalku, yaitu di tempat paling belakang, yaitu tempat membawa kerang kecing ke daerah gudang berisi orang (bapak bapak ) dengan pkaian rapi ala PNS,aku sangka. Lalu kenapa tiba tiba ada satu kerang yang tertinggal, dengan kelincahanku aku melempar kerang itu tepat di pundak bapakya dengan jarak yang cukup jauh.

Lalu aku pergi solat, yang berisi salh satu temanku, Dua perempuan merupakan temanku, aku kenal da mereka mengenalku, dia menanyakna kbarku, DImusola kecil, atau rumah barangkali dengan urnagan yag tidak terlalu besar, bertemu dua anak kecil da ibunya, Aku mengajari anak yang paling kecil mengenakan mukenanya. Lalu aku solat di sampingnya. Ibunya lalu memindahkan anaknya dan digantikan tempatnya olhe ibunya, tetapi tidak cukup, lalau dia pindah ke tempat di sebelahku. Sempat terlintas aku memakai kerudung pink yang agak panjang dengan akos aku lupa warnanay dan celana. Aku terlihat lebih rapi dari biasanya. Berjalan menyusuri jalan bersama dua orang perempuanku. Lalu aku lihat ada seorang pria di seberang jalan, aku melihat tetapi mencoba lagi untuk menghindarinya. Dia lah orang yang aku lihat sebelumnya sekali, tetapi lupa di mana, jelas bukan yang membuatkua ku sedih di pasar. Temanku emgatkan, bahwa dia selalu mencari di mana engkau dan mencariku. Aku sendiri merasa harus pergi dari dia.

Aku berjalan mejauhinya. Dia yang berjalan mengenakan kaos hijau, berambut cepak, tidak gondrong, rapi, dan wajahnya memanjang, jelas dia orang yang rajin meraawat dirinya, dengan wajah yang lonjong, dahinya tidak tertutupi oleh poni, tanpa senyum dia berjalan di belakangku, tetapi tidak berusaha memanggilku. Aku berpura pura untuk tidak merasakan kehadirannya. Aku pun menoleh ke belakang, dia ada di belakang persis. Lalu aku tidak tahu apa yang terus berlanjut. Ini benar-benar mimpi yang membuatku berbunga bunga tetapi membuatku sedih sekali.

Aku merasa banyak yang telah aku tinggalkan dan melupakan segalanya. Aku benar-benar sendiri rasany. Tetapi ada orang yang ingat aku ketika bertemu, dan ada pula orang yang tetap mencariku. Sungguh mimpi yang benar-benar terlihat sangat nyata.

Subhanallah, Engkau Ya Rabb.

Semoga dengan ini aku sadar segal kekhilafan sebelum nya yang telah aku lakukan.
Maafkan segala dosa dosaku,Amin


"

Kita Hanya Memimpikan Apa Yg Kita Ketahui
Seringkali kita bermimpi berada di tempat yg asing dan ketemu dengan orang-orang yg gk kita kenal. Tapi sebenernya otak kita tidak asal menciptakan itu, sebenernya semua itu itu udah pernah kita liat cuma kita sendiri gak mampu untuk mengingatnya lagi.Mungkin kamu pernah mimpi dikejar-kejar orang asing pakai golok yg mau bunuh kita tapi mungkin aja itu dalam kehidupan nyata orang itu adalah temen bokap kamu yang ketemu di mall waktu kamu masih umur 5 tahun ! Sepanjang hidup kita udah pernah melihat ratusan ribu wajah dan tempat, para ahli percaya kalo memori otak kita punya kemampuan yang luar biasa untuk merekam itu semua, jadi otak gk akan pernah kehabisan “aktor dan setting” yg akan direplay dalam mimpi kita!

Sekedar kalimat tentang anak-anak


Kalau punya kebiasaan nulis diari di buku atau pasang timeline atau pasang status, sepertinya pantas kalau harusnya aku buat sebuah blog. Tetapi kok kayaknya malas  banged ya. Apalagi kemampuan desain webnya pas pasan. Hampir bias dibilang, semua materi waktu dulu diajarin kakak kelas lupa semua gara gara tidak dipraktikkan.

Mungkin rencana buat melakukan hal yang bermanfaat malam ini, belum terlaksana karena tiba tiba ingin buat catatan dari pengalaman hari ini.

Namaku Herwin Kurniawati, perempuan, anak sulung dari tiga bersaudara. Lahir di Brebes, tapi buat akta di Tegal, jadi di akta tertulis di Tegal. Perjalanan kehidupan dari kecil sampai sekarang samar samar terlihat. Yang jelas ada kejadian yang masih diingat tentunya sewaktu kecil.

Aku seorang mahasiswi di salah satu perguruan tinggi kedinasan yang katanya sekolahnya sudah"tidak jelas". Apapun kata orang, inilah kampusku, baik ataupun buruk ini adalah kampusku. Selain menjadi mahasiwa aku juga seorang pengajar privat anak anak sekolah, sekedar cari uang untuk "hura-hura".

Tak pelak banyak pengalaman yang didapat dari mengajar. Dari sekian tahun mengajar selama kurang lebih 2 tahun, baru kali ini aku mendapatkan 'tantangan' lebih dari sebelumnya.

Menurut orang mungkin ini hal yang biasa, tapi tidak menurutku. Mengajar anak sd mungkin dianggap mudah oleh orang biasa. Materinya juga paling itu itu saja. Perkalian, penjumlahan, pegurangan, dan pembagian. BUkan masalah materi yang dipermasalahkan, tetapi lebih kepada cara penyampaian kita kepada mereka. Bukan IQ atau otak yang dipakai saat mengajar tetapi lebih kepada bagaimana kita mengelola kecerdasan emosional kita. Siapa sih yang tidah tahu perkalian? Tetapi saat mereka belum paham akan perkalian, apakah kita harus memaksa mereka untuk tahu dan cepat. Apakah disitu kita harus menghukum mereka kalau tidak bisa?

Disiniliah inti yang ingin aku ceritakan. Teringat waktu aku kecil, ayahku adalah seorang guru SD, ingat ketika ayah mengajari aku perkalian dan belajar mengeja kata per kata, tak pernah teringat sedikitpun memori dalam pikiran kalau aku sampai dimarahin atau dipaksa bisa. Akhirnya aku tahu, bahwa, mengajar anak kecil bukan sekedar mendapat penghargaan atas usaha kita, tapi belajar bagaimna memperlakukan orang berbeda, kita harus bersikap seperti ini jika berhadapan dengan mereka, harus bersikap seperti itu jika berhadapan dengan karakter yang lain. Mengapa? Lihat saja, ketika kit adihadapkan dua karakter ornag yang berbeda, yang satu mudah memahami penjumlahan yang satu belum, kita tidak bisa menyamakan perlakuan terhadap mereka. Aku belajar dari situ. Walau inilah hal yang tersulit dalam hidup, yaitu memahami orang lain. Begitu sombongnya kita karena tak mengenal siap orang di sekeliling kita.

Hal yang dapat kusimpulkan adalah menjadi pengajar anak anak adalah hal terindah dan tersulit yang penah aku alami.
(tahun ini pertama aku mendapat murid sd)

Sekelumit cerita yang mengetuk hatiku untuk terus bersyukur yang telah hidup selama 20 tahun di dunia ini, bolehlah kita sombong asal bersyukur ,,hahaha :P

DARI NOL MENJADI 100 BISAKAH?


Tak puas puasnya ku mengucapkan syukur hari ini, dari bertemu orang yang cukup inspiratif, karena sebuah sedekah beliau yang berasal dari office boy salah satu bank internasional di Indonesia menjadi seorang vice president di bank tersebut. Itu hal yang tidak mungkin di dunia ini kalau dipikir secara logika dan pemikiran manusia zaman sekarang. Kemudian aku belajar dari tetanga sebelah yang walau mungkin kekurangan tapi masih mau memberi kue kepada ku dan teman temankos. Lalu ketika aku harus belajar memperlakukan dua siswa yang berbeda dengan karakter yang berbeda, merasa bersyukur karena ayahku telah mengajarku menjadi sepeti ini, terlebih dapat meneruskan "hobi" ayahku walau terbilang amatiran. aku bersyukur hari ini. sekarang aku 'ngepo'in beberapa orang malam ini. Kubaca beberapa status mereka. Dulu mereka "jaya" sekarang mereka merasa"tidak jaya". INilah sekelumit tanggapan ku terhadap hal ini kalau aku melihat diriku sendiri.

Seharusnya kita hidup dari zzero to hero, tetapi tiba tiba kita merasa jadi hero to zero.Apa yang harus disalahkan? Kita ? Orangtua kita? Keadaan?
Bolehlah kita mengatakan "sekarang semua berubah tidak seperti dulu lagi" Ya, memang dulu ya dulu sekarang sekarang, Hasil dari sekarangpun hasil dari masa lalu, Kalu dulu kita jaya sekarang kita tidak jaya, mengapa?

Inilah pertanyaan yang aku pun tidak dapat menjawabnya. Mengapa dan mengapa?
Pakah kita salah kalau dulu "berjaya" sekarang tidak?
Aku tidak bisa menjawab apa apa sekarang. Biarlah waktu yang akan menuntunku. Sebagai teman, sebagai adik, sebagai kakak, aku hanya bisa menjawab,


"Ya semua telah berubah, kakak. Tetapi kau tetap saudaraku. Tetaplah berjuang dan teruskan hidup saat ini. Mungkin pilihan hidup ini terbilang salah, atau ini pilhan kita, tetapi kurang memuasakan, bersabarlah kakak. Apa yang sekarang ini ada, jalankanlah dengan baik. Kalau tidak puas dengan hal seperti ini, keluarlah dari zona kenyamanan sekarang ini. Mungkin sekarang kakak sudah puas, tetapi aku yakin dalam hati, kakak belum puas. Keluarlah dari zona kenyamanan ini, cobalah hal yang baru. Hal yang baru mungkin membuat kakak tertekan, tetapi kakak, yakinlah segalanya tidak ada yang mustahil atas izin Tuhan. dan Kakak yakinlah, jikalau kakak merasa benar benar sendirian dan tak ada teman yang mendukung, maka Tuhan lebih dari cukup. Adik yakin bahwa kakak akan menemukan hal baru, teman baru, dan banyak hal. Beranjaklah dari selimutmu kakak, seperti nabi Muhammada yang beranjak untuk berdakwah, lakukan kebiasaan baik kakak yang dulu. Jadilah kakak yang baik untuk menjadi teladan yang baik untuk adik adikmu."

Inilah kalimat yang tidak hanya untuk mereka, tetapi untuk diriku sendiri.
Lepaskanlah semua beban, dan jadi dirimu sendiri.

Gerutu sang tukang becak di 2 bang yang berbeda



sUMBER FB ANE GAN : FESBUK HERWIN PENULIS

Sebetulnya ini hanyalah sebuah kekesalan yang teramat dalam karena saya adalah tipikal orang yang tidak suka menunggu lama, fine kalau hanay mengantri saya akan tertib mnngantri tetap kalau udah ngantri sejam lebih tetapi hasil nihil dalam waktu sekian detik, rasanya pengean saya obrak obrak abrik kantor bank milik pemerintah ini.
Bank swasta memang sya akui sangat lebih unggul daripada bank pemerintah dari salah satu segi saja kalau mau dilihat yaitu pelayanan.
Saya di sini berbicara bukan sebagai seorang ahli ekonom atau pun seorang yang mahir dalam bidang pengetahuan di ekonpmi, saya adalah rakyat Indonesia biasa, ya anggap saja saya tukang becak. Pas bukan.

Pengalaman pertama akan saya bandingkan dengan pengalaman kedua saya di sebuah institusi keuangan yang terkenal di Indonesia

yang pertama adalah bank swasta di tempat saya tinggal
Ketika saya mendaftarkan sebagai nasabah baru yang saya lakukan adalah
1. mengantri tidak sampai satu jam lah
2. mengisi data diri papaerless atau dengan iped langsung di komputer
 fotokpi ktp ada di banknya langsung tidak perlu keluar
3. tanda tangan
4. menunggu untuk ditelfon
5. diapnggil kembali dan mendapat atm, dan kartu tabungan juga paperleess lewat email kita
6. Saya mendapat atm dan keluar dengan perasaan biasa saja.

Lalu pengalaman kedua saya di bank pemerintah
1. mengantri sejam lebih
2. kartu antrian manual bet pake kertas
3. dipanggil ternyata saat mau mendaftar jadi nasabah baru saya kurang di surat pernyataan domisili
(di bank swasta tidak ada tetek bengek seperti ini) dan satu lagi ktp harus difotkopi sendiri bukan bank yang memebrikan fasilitas
4. saya keluar dengan biasa saja
5.masuk lagi karena saya ingin menabung( karena saya ingin tidak ada yang sia sia hari ini)
ternyata saya tidak diperbolehkan karena waktu sudah habis. padahal sya baru keluar 30 detik! Kenapa?
" karena tadi kan mba mau bikin rekening sekarang mba beda lagi hal yang dingin diminta, jadi tidak bisa"
Yaampun sistem birokrat yang bertele tele dan memuakkan
6. Sya keluar dengan perasaan kecewa.

Saya tidak tahu saya harus mengadu kepada siapa? Inilah Indonesia dengan sistem yang seharusnya dapat diterapkan deelngan baik dan canggih oleh semua bank tetapi pemerintah sendiri masih enggan untuk merubah dirinya sendiri, Apa perlu pemerintah pun harus "diswastakan"? supaya bisa meeka lebih mandiri? bukannya mereka sudah IPO? kenapa masih saja seperti ini?

Suah banyak kaum terpelajar dari Indonesia memegang gelar MBA atau pun lah yang saya tukang becakpun tidak tahu apa kepanjangan dan bagi saya tidak penting yang penting adalah bagaimana mereka menerapkan ilmu mereka ke negara mereka sendiri, jangan bersekolah sdah jauh jauh di luar negeri tetapi malah hanya pamer gelar saja.

Ini hanya gerutuan dari sang tukang becak yang dari desa kemudian bekerja di kota lain untuk menyisihkan uang mereka untuk ditabung di bank yang mereka anggap merakyat. Dan ternyata benar , benar benar"merakyat"

walaupun aneh si tukang bisa nabung di tempat yang berbeda, toh tidak ada masalah setiap bank pasti akan melayani nasabahnya walaupun pakaian compang camping sekaliun asal dia bawa duwit,,,logic bukan?

salam ....