MENU

MENU : TERAS I MESSENGER OF PEACE I CURHATAN HATI I SASTRA & CERITA I PENGALAMAN HIDUP I IDE DAN TIPS I PRAMUKA I TENTANG TEGAL I


Instagram Instagram

Rabu, 31 Desember 2014

Tahun 2014

Hari ini adalah penghujung tahun 2014. Semoga banyak hal yang telah aku lakukan dari yang menjengkelkan orang lain sampai membahagiakan orang lain, semoga tetap bermanfaat untuk orang banyak. Amin. Tak dapat dipungkiri lagi bahwa aku adalah manusia biasa yang tak luput dari dosa dan kesalahan kepada orang lain. Oleh karena itu aku memohon keikhlasannya untuk membantu aku untuk untuk memaafkan aku. Kita semua berharap bahwa tahun 2015 adalah tahun yang lebih keren dari tahun 2014. AMIN.

Kaleidoskop (ini ejaan bener tidak ya) Haha tahun 2014 sudah menjadi kebiasaan orang untuk merenungi dan menginstropeksi kembali kejadian kejadian di masa lalu. 2014 adalah tahun yang berat bagiku karena aku harus memilih dengan berat antara memenuhi keinginanku atau orang tua. Tahun 2014 adalah tahun di mana baju yang terjal menghadang begitu kuat dan angin yang begitu kencangnya sampai tak kuasa badan ini dan kaki untuk terus melangkah. Semakin besar tantangan semakin besar pula hasil yang dicapai layaknya prinsip dalam dunia bisnis, semakin beresiko semakin untung kita meraih labanya. Aku tak mampu berpikir bahwa inilah hidupku yang sebenarnya yang penuh liku walau tak seberat orang orang dewasa lain lalui. Akulah apa, tidak ada apa-apanya dibanding mereka yang telah menua dan memutih rambutnya menghadapi asam garamnya kehidupan.

2014 adalah tahun yang indah, waktu di mana aku akhirnya menentukan diri dan memantapkan hati untuk mengabdi kepada negara. Tahun ini adalah tahun penentuan dalah hidup setelah sekian lama aku terus berpikir keras dalam hati dan otak. Waktu di mana aku dan teman-teman saling belajar, kemudian menularkan ilmu kami kepada anak-anak desa binaan di Pendowoharjo, bagaimana berbicara bahasa Inggris  dan mengaji bersama. Walau aku belum sempat bertemu dengan anak-anak desa binaan yang baru yang ada di daerah Sedayu, tapi semoga teman yang lain tetap membawa semangatku untuk anak-anak di sana.


Selasa, 09 Desember 2014

Woh SCANNER nya Keren

Siang, lama tak jumpa ya, padahal baru tadi pagi saya mempostingkan sesuatu, ya. Berhubung sudah istirahat dan masih jamnya untuk istirahat, saya mau berceloteh sedikit di blog. Walaupun sebenarnya saya tidak tahu apa yang akan saya ceritakan karena belum ada hal-hal yang penting untuk diceritakan selain saya sudah mulai benar-benar OJT, on The Spot, eh salah on the job training, salah satu arena berkreasi dan berpetualang sebelum merasa kan sengsaranya dan menderitanya bekerja dari jam 8 sampai dengan jam 5 sore. Padahal ane selama 4 minggu, masih terhitung sangat leha-leha dan tidak ada masalah yang sangat menagnggu. Sekarang saya masih di Seksi Pemeriksaan dan Kepatuhan Internal. 

Trip To Beijing Photos


 gUYS, pagii
Enggak tahu kenapa link ini udah ada dari sananya, padahal ane belum pernah buat. Lucu deh Stroy by Herwin Trip to Beijing
 Kilik aja deh link di bawah ini

https://plus.google.com/u/0/114633419317381359285/stories/66bcb7c9-cd95-397c-bd04-c95e8b83732c14a0b90a6d5

Rabu, 03 Desember 2014

Ngantor Pulang Telat Byasa.....

SALAM TIGA JARI!! 
Alias Salam kulinya Jokowi
Hai gengs, pokoknya geng apa aja termasuk geng kesayangan kite semua, yaitu geng ICIKPRIT KPP yang aduhai. Ini tanggal 3 Desember anak-anak OHT dapat nota dinas untuk pulang ke rumah aka keluar kantor pukul 18.00. Catet baek-baek kalau pulang jam 6 sore guys. Azan maghrib aja jam 6 kurang lima belas menit lah ini pulang jam 6 sore. Udah kaya kuli aja kite semua. Lagian ngapain pulak pulang jam 6 sore kalau kerjaan udah beres, dan satu lagi ngapain kalau pulang jam enem kalau di seksi ane printer semuanya rusak WOY. Teknisi woy ke sini, printernya gimandos? gimana ane mau kerja?!

Orang Homoris itu ... Eh Humoris



Malem guys,
Gi ngaps? Duh bahasa alay kayak gini udah gak ada lagi ya gengs? Haha. Sekarang bahasa alay yang sering muncul, “gak kayak gitu keles” atau “maju mundur cantik, maju lagi cantik cantik cantik” #sambil kibas rok mini. Haha.
Saya sedang sakit guys, sakit, yah sakitnya tuh di sini (nunjuk idung ingusan), bener saya sedang kena flu, demam, mau batuk karena cuaca yang berubah dari musim kemarau menuju musim penghujan. Memang cinderella sedang sakit nih tetapi semangat untuk ngeblog tetap membara bagaikan kobaran cinta sama kamu #eaa (siapa ya? Ada deh).

Selasa, 02 Desember 2014

Perjalanan ke Beijing Part #1

Siapa yang tidak menyangka bahwa bakal ke luar negeri di umur yang dihitung masih muda, yaitu di umur 21 tahun lebih 11 bulan alias 22 tahun kurang sebulan. Apapun itu intinya terhitung masih muda bisa menginjakkan kaki di negeri orang. Itu artinya bahwa Allah itu Maha Kuasa, mengapa? karena Allah sudah mengizinkan saya menginjakkan negara yang pepatah Arab(hadist atau pepatah ya?) untuk menimba ilmu sampai ke sana, ya China atau sekarang lebih populer dengan nama Tiongkok. Ya, walau terhitung itu sebuah keberuntungan atau un usaha keras saya untuk sampai ke sana yang jelas bahwa saya telah bermimpi untuk ke negeri itu sejak saat saya kecil dan sejak saya tahu bahwa ada negara lain selain Indonesia. Alasan yang paliig logik adalah saya suka dengan film yang diperankan oleh Jetli. 

Apa itu On The Job Training?



Hai My Blog, bagaimana kabar di sana? Yang di mana ya? Yang ada di hati aja deh, haha.
Sudah sekali aku tidak membuat postingan alay di blog saya yang indah ini, ya.

Oke begini saja saya akan menceritakan hal yang paling umum dulu ya tentang pengalaman saya di buan November. Ane meninggalkan bangku kuliah dan akhirnya nguli atau ngebabu demi negara, coy. Tepatnya tanggal 10 November saya dan empat orang alumnus sekolah tinggi kamu datang ke KPP (Kantor Pelayanan Pratama) Tegal di Jalan Kolonel Sugiyono kalau tidak salah. Kami bertemu dengan Bu Toipah yang mengurus anak-anak PKL, magang, atau pun OJT di kantor. Beliau merupakan orang penting di Subbag Umum, salah bagian kantor yang mengurus hal-hal umum di luar tugas pengumpulan pajak, ya pekerjaan terkait oritentasi pegawai baru, penerimaan pegawai baru, absensi, gaji pegawai, surat-menyurat, yah hal umum di bagian belakang kantor, yang mengurus dan melayani pegawai di kantor. Alhamdulillah, kami tidak pernah sekalipun bertemu dengan kepala kantor sampai detik ini. Kepala Subbag Umum pun tidak mengatakan apapun kepada kami, kami hanya bertemu dengan bu Toipah lalu menunggu dibuatkan surat atau nota dinas bahwasanya kami akan OJT (On the Job Training) di kantor selama kurang lebih minimal emapt bulan.